Kamis, 12 Januari 2017

Sudah move on atau belum?

Tersesat itu tidak pernah menyenangkan, bahkan dalam cinta sekalipun.
Sudah move on atau belom?
Mungkin, salah satu hal yang susah dilakukan di dunia ini adalah melepaskan sesuatu yang bukan untuk kita. (Mengaku dalam diam hahaha)
Tapi mungkin juga sebenarnya, kita hanya harus belajar tersenyum (heemmm) dan ketawa (hahaha) seperti biasa.
Hanya saja, kali ini "tanpa" dia, dan bukan lagi "karena" dia. Kali ini bener-bener karena kita sendiri dan karena tidak bahagia menjadi siapa pun kita, bersama siapa pun kita, bersama siapa pun yang memang untuk kita nanti.
Karena pada akhirnya, mau atau tidak, kita akan sadar bahwa itu memang bukan untuk kita, mau dipikirkan dan diusahakan sekuat mana pun juga, tetapi tidak akan menjadi milik kita. (Hiks hiks hiks)
Mungkin, setelah kita sadar tentang hal itu, baru bisa melepaskan? Ya? (Ketauan deh)
Dan pada akhirnya juga, perlahan-lahan kita akan lupa dan ingatan tentang dia akan pudar. Perlahan-lahan, kita akan mengingatnya hanya terkadang saja. Itu pun kebetulan ketika kita melihat gambar atau ada yang menanyakannya. Tapi perlahan-lahan. Yang banyak orang tidak paham adalah "perlahan-lahan" nya itu. (Huh, susah kalo gini ceritanya)
Well, pada saat ini nanti, jangan sering menoleh kebelakang. Terus saja berjalan. Terus saja. Pada akhirnya nanti, kita akan sampai pada satu titik yang membuat kita rasa tenang. Titik dimana ketika kita menoleh kebelakang, semuanya sudah tidak sama lagi. So pasti, kita rindu saat-saat itu. Tapi kita tidak ingin kembali lagi ke saat itu. (Loh, cemana pulak ini, ora ngerti saye hahaha)
Baiklah, saya ulangi lagi,
"Kita rindu saat-saat itu, tapi tidak ingin kembali lagi ke saat itu". Hanya rindu, hanya kenangan. Bukan untuk dilupakan atau dihilangkan, tapi bukan juga untuk menetap disana. (Oke fix kan, kalo gak ngerti gausah heboh hihihihi)
Just keep moving ;)
Jangan lupa, 'hati' kita yang harus dijaga, bukan 'luka' nya.
Jangan lupa, 'bahagia' kita yang harus dijaga, bukan 'derita' nya.
Jadi, terus saja berjalan. Kalau tidak, kita akan ketinggalan. (Eh apasih, eh tapi bener juga kaaan hehehehe)

Percayalah !
Bahagia selalu menemukan jalan untuk tetap sampai ke tempatnya. Dari arah mana saja, ke arah mana saja.
Teruskanlah langkah kaki itu. Teruskan berjalan mencipta bahagia kita.
Lepaskan segala "kesedihan" pada masa lalu.
Kita masih punya waktu.
Kita selalu punya kesempatan.

Maybe there's nothing wrong, maybe you just have to move on ;) :)
(Kata terakhir itu apa maksudnya yaa? ngerti pun enggak aku hahahaha)

Sekian, tengkyu :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar