Perasaan gelisah mulai menghantui ku
Berbisik syahdu di telinga ini
Namun terasa panas nan sesak di dalam kalbu
Ada rasa yang belum tersampaikan
Ada tanggung jawab yang belum dituntaskan
Ia datang bersama angin malam yang menusuk nusuk persendian ku
Rumput pun enggan menari menyambut kedatangannya
Dengan semangat yang menggebu-gebu, ku coba memotivasi diri sendiri
Karna aku sadar, sudah saatnya aku bangkit dalam keterpurukan
Awan yang biasa menghiasi langit nan indah itu, kini mulai berubah menjadi kegelapan kematian, seperti tiada kehidupan
Suasana pun berubah menyeramkan seiring dekatnya hawa kehancuran
Apa yang terjadi?
Mungkin perasaan ini datang nya dari diriku sendiri?
Lalu apa itu? Dimana dia? Seperti apa wujudnya? Dan apa yang ia inginkan?
Ah, semua pertanyaan itu seakan tak memiliki jawaban
Hingga membuatku mati dalam seribu teka teki kehidupan
Jumat, 26 Agustus 2016
Resah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar