Sabtu, 23 Juli 2016

Natural

Andai aku berdiri di dekatmu, pasti kau akan kagum denganku. Pujian pujian yang sering aku dengar dari para ikhwan untuk kekasihnya pasti akan aku temui dari bibirmu. Tapi kau tak pernah mengerti. Aku tidak sama sekali membutuhkan itu. Aku bukanlah akhwat yang suka mendengar kata kata manis dari seorang ikhwan. Kau tau kenapa? Yah, mungkin kalau saja kau tau bagaimana aku ini, seperti apa aku?? Kau takkan pernah mau mendekatiku. Karna aku hanya hamba Allah yang hanya dipandang sebelah mata oleh mereka. Tanpa kekuatan dari-Nya aku akan rapuh. Karna kasih sayang-Nya pula aku dapat menikmati hidup dengan penuh cinta. Sehingga aku dapat membaginya bersamamu. Bukan!! Bukan sekarang waktunya! Tapi nanti :)
Mulai detik ini, akan aku buka topengku. Semua yang melekat dalam diri ini yang bukan dariku akan aku lepas. Akan aku tunjukkan aku yang sebenarnya. Dari situ aku akan tahu, perbedaan cinta sesuci cinta-Nya dengan cinta sebatas nafsu.
Waw!! Kau benar benar hebat. Hampir saja aku mengalami kegagalan hati. Kau tahu?? Perasaan itu hadirnya dari hati. Sedangkan hati itu sifatnya bersih. Yah, mana ada hati yang kotor. Yang ada hanyalah tindakan buruk hingga mengakibatkan sebuah hati akan karatan (kotor). Bagus jika kau sekata denganku. Tapi apa boleh buat jikalau Dia tak meridhoi. Apapun dapat menjadi mungkin. Kuharap kita sama sama dapat menanamkan rasa ikhlas itu di dalam jiwa. Agar tidak terjadi pertempuran diantara hati.
Jangan bilang aku cengeng! Aku tak akan berlarut larut dalam kesedihan menangis untukmu. Bukankah Rasulullah pernah mengajarkan bahwa menangisi sesuatu boleh, tapi jangan berlebihan, jangan sampai mengeluarkan sesuatu yang dapat menjadi mudharat. Artinya, kau boleh menangisinya tetapi jangan kau mengeluarkan kata kata yang menimbulkan penyesalan. Ikhlaskan semuanya. Karna ketentuan-Nya lebih indah daripada yang kau rencanakan. Kebutuhanmu lebih penting dari pada keinginanmu. Be positive tingking :)
Mungkin beberapa kalimat itu cocok untukku.
Masih ingat kataku tadi?? "Mulai detik ini, aku akan buka topengku". Yah, kuharap kau tidak terlalu shock melihat semuanya. Inilah keadaannya. Inilah kenyataannya. Entah kau tetap memilih untuk slalu bersamaku atau kau malah menghilang ditelan bumi?? Itu semua pilihanmu! Maka, libatkanlah Allah dalam setiap langkahmu. Begitu pula dengan pilihan. Ajak Allah untuk membimbingmu dalam memilih. Karna pilihan-Nya akan jauh lebih baik. Bukan, tapi yang terbaik :)
Dan mulai sekarang, aku hanyalah aku yang NATURAL. Oiya, by the way, aku akan menunggu NATURAL itu hadir di dirimu. Biar imbang, NATURAL dan NATURAL. Maka semuanya akan NATURAL. Begitupun cinta. NATURAL dari-Nya. Love you so much :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar