Dear jilbabku...
Maafkan aku yang tak bisa menjagamu dengan baik...
Maaf jika aku masih sering melakukan hal yang tak pantas dilakukan oleh seorang muslimah berjilbab panjang seperti aku ini...
Maafkan aku jika kau ternodai karena keburukuan sifatku...
Maaf jika aku masih belum bisa mengontrol bibir ini untuk tidak mengumbar-umbarkan aib orang...
Aku sadar, sungguh aku bukanlah yang terbaik di antara mereka, tapi aku ingin mencoba menjadi seseorang yang lebih baik di antara mereka...
Banyak sudah rintangan dan cobaan yang datang menerpa saat kau bersamaku...
Pasti kau bertanya-tanya, mengapa aku tetap tegar dan kuat setelah apa yang menerpa diri ini..??
Simple, hanya satu alasanku yang membuatku masih bisa berdiri, masih bisa tersenyum, dan masih setia padamu...
Yaitu kau, wahai jilbabku..
Kau adalah alasan untukku bisa menjauhkan diri dari hal apapun yang jelek menurutmu, dari hal apapun yang tidak baik dimatamu...
Kau selalu mengingatkanku akan kematian...
Kau selalu mengingatkanku akan pedihnya azab Allah...
Kau juga selalu mengingatkanku akan besarnya kasih sayang kedua orang tuaku...
Sehingga aku masih setia sampai saat ini dan sampai kapan pun..
Lucu sekali, aku tetap setia padamu tapi aku masih sering melakukan aktivitas yang dapat merendahkanmu di mata orang lain...
Tenanglah wahai jilbabku, perjalanan ini tidak akan lama lagi..
Hidup ini tidak akan selalu pahit..
Adakalanya kita merasakan manisnya kehidupan...
Semoga kau selalu setia menutup aurat ku dengan layak agar tidak menimbulkan fitnah, agar kau tidak ternodai lagi, dan agar kesusahan ini segera berakhir..
I love my jilbab :)
Selasa, 01 Maret 2016
Dear Jilbabku...
Senin, 29 Februari 2016
Dahsyatnya kalimat Subbhanallah Wa Bihamdihi Subhanallahil Adzim
Assalamu'alaikum sahabat..
"Subhanallah wabihamdi subhanallahil adzim". Apakah sahabat tau, bahwa begitu dahsyatnya kelebihan dari kalimat tersebut. Setiap ada waktu senggang, sempatkanlah untuk mengulang-ngulang kalimat itu. Karena sangaaat banyak sekali syafaat yang kita dapat, diantaranya "barang siapa yang mengucapkan subhanallah wabihamdihi subhanallahil'adzim sebanyak 100×, maka akan dihapuskan kesalahannya walau sebanyak buih dilautan" (H.R. Bukhori& Muslim).
Senin, 22 Februari 2016
Jatuh Cinta Lagi???
Cinta tak usah dicari
Pada saatnya dia akan muncul sendiri
Cinta tak usah dipelajari
Pada saatnya kau akan paham sendiri
Cinta tak usah diberi arti
Karna arti cinta adalah cinta itu sendiri
Kejarlah cita-cita demi cinta
Tinggalkan cinta demi cita-cita
Oh, sungguh besar cinta kasih-Nya
Dia slalu memberi dan memberi
Tak pernah merasa rugi
Dia slalu mengasihi dan mengasihi
Tak pernah menuntut untuk di kasih
Dia slalu menyayangi dan menyayangi
Tak pernah minta untuk di sayangi
Kalau demikianlah cinta kasih diantara manusia
Pasti tak ada lagi caci maki, dendam benci, dan umpat dengki...
Maha Suci Allah yang telah memberi cinta kepada setiap ummat...
8 Keberanian Untuk Tumbuh Berkembang
Kita sering mengalami rasa ketidakpercayaan pada diri sendiri. Kita merasa tak mampu padahal mampu. Hal seperti ini harus di basmi. Jangan hiraukan ucapan orang lain yg akan membuatmu pusing, jalankan saja apa yg menjadi keyakinanmu. Yakinlah dengan prinsip, yakinlah dengan tujuanmu. Gapailah apa yg menjadi keyakinanmu. Untuk menggapainya, kamu harus berjuang, jangan pernah putus asa. Tak usah hiraukan perkataan mereka yg mencoba mendownkan hasratmu. Jangan hiraukan komentar sinis orang yg iri. Kata pak Mario Teguh, yg menentukan jalan hidup kita sendiri itu adalah diri kita sendiri, bukan orang lain. So, jangan mau jika remote control hidupmu dikendalikan oleh orang lain, itu akan dapat menghambat kesuksesanmu.
Berikut adalah 8 keberanian untuk tumbuh dan berkembang :
1. Berani keluar, dari:
-rasa tidak mampu
Jangan pernah berfikir bahwa kamu tak mampu, kamu tak bisa, dan kamu tak sanggup. Semua harus dilakukan dengan action. Jika kamu tak mencoba, bagaimana kamu akan keluar dari zona ketakutan??
-rasa tidak mungkin
Semua pasti akan menjadi mungkin jika Allah menghendaki. Jika kamu berfikir positif, maka Allah akan menghendaki yg positif bagimu.
-rasa tidak pecaya diri
-rasa tidak apa apa nya
2. Berani menghargai diri, dengan cara :
-yakin anda layak sukses
-yakin anda bisa
-yakin potensi diri
3. Berani bermimpi
4. Berani mendeklarasikan:
-ungkapkan komitmen sukses diri
-siap untuk menerima tantangan
-siap untuk menerima masukan
5. Berani merencanakan
6. Berani melaksanakan :
-mulai dari yang kecil
-mulai dari diri sendiri
-mulai dari sekarang
7. Berani belajar :
-cinta membaca
-mau bertanya
-belajar dari pengalaman
8. Berani gagal :
-menerima evaluasi
-belajar dari kegagalan
-percaya diri
Thanks udah mampir diblog saya, semoga bermanfaat...
Sabtu, 20 Februari 2016
Sahabat
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum readers..
Tema kita hari ini adalah SAHABAT. Kalian pasti tau apa itu sahabat?? Yap, sahabat adalah teman dekat yg sudah kita anggap sebagai keluarga sendiri. Dan setiap hari kita menghabiskan waktu bersama dia "si sahabat". Apa kalian punya sahabat?? Pasti punya donk..
Sahabat adalah dia yg selalu bersamamu, yg setia dengerin ceritamu, curhatanmu, semuanya deh pokoknya...
Ada yg awet persahabatannya sampai bertahun-tahun, bahkan berpuluh-puluh tahun. Tapi ada juga yg tak awet. Readers, tolong camkan baik-baik, jika kamu punya sahabat, jagalah persahabatan kalian sebaik-baik mungkin. Jangan biarkan persahabatan hancur hanya karna perebutan cowok, atau pun hal lainnya. Masih ingat kalimat jadul ini..? "mencari seribu musuh lebih gampang daripada mencari satu sahabat". Yap, kira-kira begitulah kalimatnya. So, kalo sekarang kalian punya sahabat, jaga dan rawat lah hubungan itu. Dan katakan sekarang juga kepada sahabat kalian bahwa kamu bersyukur memiliki sahabat seperti dia. Buat sahabat-sahabatku Kartika dan Novita (sahabat dari SMA hingga sekarang), kak Rama gendut, Ana jenggot, Uci, Sepri, dan satu lagi entah gimana kabarnya, Ria (mereka ini sahabat dari SD sampai sekarang). Yah, semoga kalian semua sehat selalu dan cita-cita kalian tercapai. Aamiin.
Sejujurnya, aku bersyukur punya sehabat seperti kalian. Apa kalian tau, betapa bahagianya aku menjadi sahabatmu. Di dunia ini, jarang aku menemukan orang yang bisa mengerti perasaanku dan juga menerima keegoan sifatku. Tapi kamu, kamu berbeda dengan mereka. Kamu bisa menerima aku apa adanya. Kita sering mengalami masa2 sulit, masa-masa dimana ada ke cekcokan diantara kita, tapi bukan berarti persahabatan kita putus begitu saja. Setiap masalah yg kuhadapi, semuanya aku curahkan padamu. Mungkin kau bosan tiap hari mendengar semua ceritaku yang tak berarti bagimu, tapi kau tak tampakkan itu diwajahmu, supaya aku tak tersinggung. Kau selalu menjaga perasaanku. Indahnya caramu ini sobat... Entah bagaimana lagi aku berterima kasih padamu. Aku sadar, aku sering buat kamu jengkel oleh sifatku yang aku sendiri tak mengerti mengapa aku seego dan sekeras ini. Dalam tulisan ini, aku khususkan buat sahabatku disana yang jauh dari pandangan mata ini. Sahabatku, thanks buat hari-hari yg udah kita lewati bersama, aku tak akan melupakan masa-masa itu. Thanks karna kau selalu melihat aku dari kebaikanku, bukan dari keburukanku. Thanks karna kau selalu mengingatkanku kala aku salah. And thanks karna darimu aku banyak mendapat pelajaran. Darimu aku tau apa artinya persahabatan, darimu aku tau bagaimana menjaga perasaan, dan darimu aku tau bagaimana menjadi muslimah sejati. Thanks for all. I'm never forget you, my friend's.
Minggu, 10 Januari 2016
Mahkota Cahaya Untuk Ayah dan Mamaku
Dia adalah wanita super hero
Sekalipun dia tak pernah mengeluh
Dia mampu melakukan segalanya
Dia selalu memberikan cinta dalam hidupku
Yaaahhh.... dialah mamaku
Wanita tercantik didunia ini
Orang yang sangaaaaatt aku sayangi
Kala aku terjatuh, dia selalu menolongku
menopang pundak ini, agar aku bangkit dari kesedihan
Kala ia bahagia, ia selalu membagi kebahagiaan itu kepada ku
Tak pernah dibiarkannya aku terluka dan bersedih
Semua kebutuhan dan keinginanku selalu ia penuhi
Ia mampu mengubah kesedihan ini menjadi kebahagiaan yang tak tertandingi
Beribu-ribu kata kasar telah aku lontarkan padanya
Tapi bukannya marah ataupun membenciku, dia malah semakin menyayangiku
Entah terbuat dari apa hatimu wahai mamaku
Kau selalu memaafkan kesalahan-kesalahanku yang hampir setiap hari ku lakukan.
Semua kau lakukan demi tercapainya cita-citaku
terik matahari, dinginnya hujan di tengah malam, banyaknya tenaga yang terkuras demi mencari rezeki
semua itu kau lakukan bersama dengan ayah
Apalagi ayah... Entah kata apalagi yang dapat melukiskan betapa kuat dan tegarnya ia..
Aku tau ayah, setiap tidurmu pasti tak pernah nyenyak
Karna kau selalu memikirkan bagaimana caranya agar cerah masa depan anakmu
kau selalu memikirkan kebahagiaan anakmu
Padahal kesehatanmu saja tak pernah kau pedulikan ayah...
Kau selalu mengajarkan kami tentang agama
Kau bercita-cita menyekolahkan kami sampai ke sarjana
apapun dan bagaimana pun caranya, semua itu kau tempuh demi anak-anakmu
Kau dan mama mempunyai cinta yang begitu tulus
Cinta kalian tak ada yang dapat mengalahkannya di dunia ini
Mengingat ocehan-ocehan ku dulu kepada kalian,
beribu-ribu kata penyesalan menghantui hidupku
Tapi apalah artinya aku menyesal sekarang,
semua telah terjadi, dan itu gak mungkin bisa ku ulang dan kuperbaiki lagi
Hanya di masa depan nantilah aku berharap semoga aku menjadi anak yang berguna bagi kalian
Dari kecil hingga sekarang hanya satu keinginanku ayah, mama..
Aku ingin mempersembahkan mahkota cahaya untuk kalian berdua di surga nanti.
Aamiin... :)